Menghabiskan malam di dalam kamar, sembari menikmati album Iwan Fals dan membaca beberapa posting menarik, salah satunya adalah catatan Ahmad Yunus berjudul “Tepian Kalianda”, sebuah kecamatan di Lampung Selatan, yang terletak di kaki Gunung Rajabasa, kota kecil yang bersahaja. Kota ini juga terletak di tepi pantai di sepanjang teluk lampung. Read the rest of this entry
Kalianda
Posted by marwanazisOct 9
Rayakan Lebaran dengan penuh kehangatan
Posted by marwanazisAug 30
Rayakan lebaran hari Rabu ini dengan penuh kehangatan :
* Sayur labu angetan,
* Rendang Angatan,
* Opor Angatan,
* Semur Angatan,
*Sambel Goreng Ati Angatan, angetan indah dan bahagianya berbagi kehangatan.. # Seperti dipuncak gunung aja he he he he.
Merindukan umat Islam bersatu
Posted by marwanazisAug 30

seorang anak yang seolah-olah bertanya kepada ibunya tentang ketupat. yang akan mereka isi dengan beras dan direbus untuk kemudian dicampur dengan opor ayam. Foto: dok pasarkreasi.com
Lebaran tahun ini sepertinya terasa kurang semarak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Bukan karena saya tidak mudik atau tidak merayakan Idul fitri bersama keluarga di Makassar, tapi karena tahun ini umat Islam terbelah menjadi dua bagian dalam penentuan hilal. Read the rest of this entry
Selamat Idul Fitri
Posted by marwanazisAug 29
Buat seluruh keluarga dan kawan-kawan diman pun berada, dimalam penghunjung Ramadhan ini, saya mohon maaf lahir dan batin ya, semoga kita semua diberikan umur panjang agar bisa ketemu lagi dengan bulan suci Ramadhan tahun depan. Amin.
Selamat Hari Raya Iedul Fitri 1432 H.
Taqaballahahu minna wa minkum. Minal Aidin Wal Faidzin. Read the rest of this entry
Sepinya Mesjid Kita
Posted by marwanazisAug 29
Tak terasa kita telah berada di penghujung bulan suci Ramadhan. Hanya beberapa saat lagi kita akan mengakhiri Ramadhan ini dengan digantikan dengan bulan Syawal. Hampir semua umat Islam berharap mendapatkan maghfirah dari Allah dan menjadi hambanya yang muttaqin. Read the rest of this entry
Kamus Monyet
Posted by marwanazisAug 29
Manusia punya kamus, monyet juga punya lho. Ini dia dia “Kamus Dunia Monyet”
Monyet= Kong
Raja Monyet= King Kong
Monyet Kumpul= KongRes
Kerjasama monyet= Kong Kalikong.
Biskuit Monyet= Kong Guan
Monyet Nyanyi= Sing Kong
Monyet Tua= Eng Kong
Monyet Ngobrol= Kong Kow
Perusahaan Monyet= Kong Si
Monyet Kaya= Kong Lomerat
Monyet banyak duit= Cu Kong
Kota Monyet = Hong Kong
Sungai Monyet= Me Kong
Pendekar monyet= Sun go kong
tambahan:
Monyet batuk: Kong Batrin
Monyet paling belakang: Bo Kong
Monyet unjuk arah: Kong Pas
Monyet nyaring bunyinya: Tong Kong Song
Monyet bela diri: Kong Fu Panda
Monyet bantuin temen: Nyo Kong
Kamu cinta monyet: Kong Ai Ni
![]()
Pesan RAMADHAN–)
Posted by marwanazisAug 28
Aku akan pergi lama, melaksanakan sunatullah.
Sepeninggalku. *) Berupayalah selalu menyenangkan hati orang lain. Berupayalah selalu membantu kesusahan orang lain. Berupayalah jangan melakukan segala hal yang sia-sia, sehingga akan merugi atau bangkrut di dunia dan di akherat. Read the rest of this entry
Kapal Greenpeace Rainbow Warrior II Dipensiunkan
Posted by marwanazisAug 17

Rhongdonu akan berguna bagi Friendship untuk memberikan bantuan hingga wilayah-wilayah yang sulit diakses di Bangladesh yang saat ini sudah merasakan dampak buruk perubahan iklim. Rumah sakit ini akan menyediakan bantuan medis primer, sekunder dan gawat darurat bagi masyarakat yang rentan dan termarjinalisasi yang tidak punya akses atau kesulitan mengakses perawatan kesehatan dasar.
Pembangunan Rainbow Warrior baru, kapal ketiga yang akan mengusung nama ini sudah hampir selesai. Kapal baru ini akan bergabung bersama kapal-kapal Greenpeace lain untuk menandai ulang tahun Greenpeace yang ke-40 pada Oktober mendatang.
Rainbow Warrior II pertama kali berlayar untuk Greenpeace pada 1989 menggantikan Rainbow Warrior pertama yang dibom dan ditenggelamkan agen pemerintah Prancis pada 1985. Selama lebih dari dua dekade kapal ini telah berhadap-hadapan dengan sistem kekuasaan dan menang, menghadapi para penjahat lingkungan, melakukan bantuan saat terjadi tsunami 2004 di Asia Tenggara, memblokade pengiriman kayu ilegal yang ditebang dari hutan alam di dunia, menghalangi percobaan senjata nuklir, perburuan paus, perang, perubahan iklim, dan kejahatan-kejahatan lingkungan lain di tiap samudra yang ada di dunia ini.
Pada upacara penyerahan, Kapten Rainbow Warrior Mike Fincken, mengutip ramalan sukun Indian Cree, yang menjadi inspirasi nama dari kapal ini: “Pada suatu masa bumi akan semakin sakit dan jika masa itu tiba orang-orang dari berbagai latar belakang budaya dari seluruh dunia akan berkumpul, orang-orang itu percaya kepada niat baik bukan kata-kata. Mereka akan berjuang untuk menyembuhkan bumi…Mereka akan dikenal sebagai ksatria pelangi.”
Mike menambahkan :“Kapal ini telah membawa orang-orang dari berbagai penjuru dunia dan telah menjadi perlambang masih adanya harapan dan aksi, ini saatnya tugas itu dilanjutkan kepada hal yang lain…”
Tara Buakamsri, Direktur Kampanye Greenpeace Asia Tenggara mengatakan, Rainbow Warrior telah menjadi wakil dari harapan, memberikan suara bagi bumi yang lemah di seluruh dunia, termasuk Asia Tenggara. “Rainbow Warrior membuka jalan bagi Greenpeace untuk mendirikan kantor di Asia Tenggara 2000 lalu ketika berlayar untuk “tur Asia bebas racun” di Thailand dan Filipina. Tur tersebut merupakan aksi damai yang kreatif pertama kali di wilayah ini. Rainbow Warrior kembali berlayar ke kawasan ini untuk menghadapi berbagai isu lingkungan di setiap perjalanannya. Merangkul masyarakat anti-batubara di Thailand, menghentikan kehancuran hutan di Indonesia dan banyak lagi.
Runa Khan dari Friendship mengatakan, tujuan utama Rongdhonu adalah datang dan menyembuhkan. Setelah satu dekade bekerja untuk meningkatkan kesadaran global, Rhongdonu akan membawa bantuan bagi bencana alam dan meringankan penderitaan fisik masyarakat yang tak punya akses kepada pelayanan kesehatan. “Friendship percaya bahwa Warrior akan bekerja untuk meringankan penderitaan banyak orang, dalam kehidupan barunya sebagai Rongdhonu,”ujarnya seperti dilansir situs resmi Greenpeace.
Usai acara penyerahan Rongdhonu, kapal akan bertolak dari Singapura menuju Bangladesh, rencananya akan tiba di Pelabuhan Chittagong pada September 2011. (Marwan Azis).






